![]() |
| Poto : Tangkap layar Potcast Tribun Lombok |
K.STV (Mataram)_ – Keberhasilan PS Daygun menembus putaran nasional Liga 4 musim 2025/2026 menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Kabupaten Lombok Utara. Namun di balik euforia tersebut, ada perjalanan panjang yang sudah dirintis sejak 2011.
Ketua Askab PSSI Lombok Utara sekaligus pendiri PS Daygun, Raden Nuna Abriadi, menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil instan. Dalam potcast Tribun Lombok yang tayang 21 Februari 2026, ia menyebut keberhasilan musim ini sebagai buah dari konsistensi dan pembinaan jangka panjang.
“Jadi kalau berbicara tentang perasaan ya jelas kami haru birulah. Iya. Iya kebahagiaan yang susah sekali saya gambarkan ya. Ini seperti awal saya menggariskan kepada anak-anak ya. Bahwa kita harus mencetak sejarah sekarang. Tetapi ini semua tidak terjadi serta-merta dengan sendirinya.. Ini prosesnya panjang ya. Iya. PS DayGun ini kami dirikan tanggal 18 Juli 2011,” ungkap Raden Nuna Abriadi, dikutif dari potcast Tribun Lombok, 21 Februari 2026.
Sejak didirikan pada 18 Juli 2011, PS Daygun tidak pernah absen mengikuti kompetisi resmi PSSI. Dari Liga 3 hingga kini Liga 4, mereka selalu berpartisipasi. Pembinaan usia dini menjadi fondasi utama, mulai dari kelompok usia 15 tahun, Suratin U-17, hingga tim senior.
Di level Suratin, PS Daygun kerap menembus final. Bahkan pada 2024 lalu mereka berhasil melaju ke nasional U-17 sebagai juara Rayon NTB. Para pemain dari generasi tersebut kini menjadi inti kekuatan tim senior yang tampil di Liga 4.
Atmosfer kompetisi lokal di Lombok Utara juga menjadi faktor penting. Turnamen seperti Bupati Cup, kompetisi resmi Askab, hingga open turnamen disebut selalu dipadati penonton. Dari situ mental dan karakter pemain terbentuk, sekaligus menjaga gairah sepak bola tetap hidup di daerah.
Perjalanan di Liga 4 NTB musim ini pun tidak mudah. PS Daygun harus bersaing di zona berat yang dihuni klub-klub berpengalaman dan langganan juara. Status kuda hitam membuat mereka tidak terlalu diperhitungkan, namun justru menjadi motivasi tambahan.
Puncaknya terjadi saat menghadapi tim kuat yang dijuluki “singa NTB”. Kemenangan pada fase tersebut memastikan tiket nasional dan memicu euforia besar di Lombok Utara.
“Kemudian masuk fase berikutnya yang kita temui itu singanya NTB yang namanya Persebi dan alhamdulillah kita bisa mengungguli dan akhirnya terjadilah euforia dari seluruh insan sepak bola di Kabupaten Lombok Utara.”
Bagi Raden Nuna, kelolosan ini bukan sekadar prestasi klub, melainkan momentum kebangkitan sepak bola NTB. Ia berharap animo penonton yang luar biasa bisa diiringi dengan sistem kompetisi yang semakin berkualitas agar industri sepak bola daerah ikut tumbuh.
Setelah 15 tahun membangun fondasi, PS Daygun akhirnya memetik hasil. Proses panjang itu kini membawa mereka ke panggung nasional Liga 4 musim 2025/2026.
