![]() |
| Poto : Istimewa |
K.STV (Mataram)– Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 dipastikan tetap mengedepankan kualitas penyelenggaraan meski pemerintah daerah menerapkan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan saat audiensi Ketua Umum KONI NTB, Mori Hanafi, dengan Dr. Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, KONI NTB melaporkan kesiapan penyelenggaraan Porprov XII yang dijadwalkan berlangsung pada 16–25 Juli 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi itu akan diikuti 4.909 atlet dan 1.132 ofisial dari 10 kabupaten/kota di NTB, dengan total 6.041 peserta.
Sebanyak 51 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam 758 nomor pertandingan. Pelaksanaannya menggunakan sistem klaster yang mengacu pada standar Pekan Olahraga Nasional (PON). Kota Mataram menjadi pusat pelaksanaan dengan 32 cabang olahraga, sedangkan pertandingan lainnya digelar di Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Pemerintah Provinsi NTB menyatakan tetap mendukung penuh penyelenggaraan Porprov sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah. Di tengah keterbatasan fiskal, efisiensi anggaran akan difokuskan pada pos-pos yang tidak bersifat esensial sehingga tidak memengaruhi kualitas penyelenggaraan maupun jalannya pertandingan.
Selain itu, KONI NTB diminta segera menyampaikan kebutuhan anggaran secara rinci agar pemerintah provinsi dapat melakukan pembahasan kemampuan fiskal dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung pelaksanaan Porprov XII.
"Kita akan melihat ruang-ruang efisiensi yang memungkinkan. Tetapi yang terpenting, efisiensi itu tidak boleh mengurangi jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan ataupun aspek-aspek wajib yang menjadi syarat utama terselenggaranya pertandingan yang berkualitas," tegas Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dikutip dari laman ntbprov.go.id.
Porprov XII juga diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Nusa Tenggara Barat, sekaligus menjadi ajang seleksi atlet-atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
